Ternak ikan guppy hias
Hay tem..😀😀😄
Siapa sih yang gak kenal dengan ikan hias yang satu ini?? Yupz ikan guppy yang dominan dijadikan ikan hias aquascape ini mempunyai daya tarik tersendiri. Ikan hias yang satu ini memang memiliki ukuran yang terbilang kecil, tapi jangan salah walaupun kecil tapi cabe rawit, hehehe
Ikan guppy memiliki beragam warna. Biasanya ikan guppy yang satu berbeda corak warna dengan guppy yang lain. Dan mengawinkan guppy berbeda corakpun dapat menghasilkan corak guppy yang baru.
Ikan yang lebih diminati oleh pecinta aquascape ini juga memiliki beragam jenis loh.. untuk jenis guppy silahkan baca di tulisan selanjutnya ya..😊
Ada juga yang minat untuk mengembang biakkan ikan guppy, karena ikan ini masih terbilang laris di pasaran. Jika ada yang minat untuk ternak ikan guppy, tapi bingung?? Berikut penulis rangkum cara ternak ikan guppy berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang bisa dibilang sukses..
Tips dan langkah yang harus dilakukan:
1. Bibit ikan guppy, untuk bibit guppy jantan dan betina pilih yang memang sudah siap unyuk kawin. Guppy jantan pilih yang memiliki ekor yang telah mengembang sempurna
Sedangkan untuk betina pilih yang memiliki postur badan besar. Untuk satu wadah bisa diisi dengan 5 jantan 15 betina. Agar lebih efektif. Biasanya 1 jantan bisa membuahi 5 betina.
2. Siapkan wadah, pilihlah wadah yang cukup besar dan dalam. Isi wadah dengan air, kemudian tambahkan enceng gondok atau bisa diganti dengan tumbuhan air lainnya. Tubuhan air dapat berfungsi untuk penyejuk air sekaligus tempat anak ikan berlindung nantinya.
3. Masukkan bibit ikan yang telah disiapkan.
4. Berikan pakan yang bagus. Pakan yang bagus dapat membantu perkembangan ikan. Pakan yang bagus tentunya adalah pakan alami. Seperti: cacing kremi, kutu air dll.
5. Tunggu 2-3 minggu. Biasanya sudah dapat dilihat hasilnya jika bibit ikan bagus.
6. Jika sudah menghasilkan akan terlihat anak ikan kecil-kecil didalam wadah. Kemudian pindahkan anak ikan ke wadah lain yang telah disiapkan. Gunakan saringan kecil untuk memindahkannya. Segera pindahkan secepat mungkin, karena menghindari anak ikan dimakan oleh indukan.
7. Terakhir, berilah anak ikan pakannkutu air. Karena kutu air lebih mudah di makan oleh anakan. Jika tidak ada bisa di ganti kuning telur. Beri kuning telur sedikit saja. Karena kuning telur rentang mengakibatkan penyakit jamur pada ikan.
Itulah tips yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat ya..😀😊😊
Hay tem..😀😀😄
Siapa sih yang gak kenal dengan ikan hias yang satu ini?? Yupz ikan guppy yang dominan dijadikan ikan hias aquascape ini mempunyai daya tarik tersendiri. Ikan hias yang satu ini memang memiliki ukuran yang terbilang kecil, tapi jangan salah walaupun kecil tapi cabe rawit, hehehe
Ikan guppy memiliki beragam warna. Biasanya ikan guppy yang satu berbeda corak warna dengan guppy yang lain. Dan mengawinkan guppy berbeda corakpun dapat menghasilkan corak guppy yang baru.
Ikan yang lebih diminati oleh pecinta aquascape ini juga memiliki beragam jenis loh.. untuk jenis guppy silahkan baca di tulisan selanjutnya ya..😊
Ada juga yang minat untuk mengembang biakkan ikan guppy, karena ikan ini masih terbilang laris di pasaran. Jika ada yang minat untuk ternak ikan guppy, tapi bingung?? Berikut penulis rangkum cara ternak ikan guppy berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang bisa dibilang sukses..
Tips dan langkah yang harus dilakukan:
1. Bibit ikan guppy, untuk bibit guppy jantan dan betina pilih yang memang sudah siap unyuk kawin. Guppy jantan pilih yang memiliki ekor yang telah mengembang sempurna
Sedangkan untuk betina pilih yang memiliki postur badan besar. Untuk satu wadah bisa diisi dengan 5 jantan 15 betina. Agar lebih efektif. Biasanya 1 jantan bisa membuahi 5 betina.
2. Siapkan wadah, pilihlah wadah yang cukup besar dan dalam. Isi wadah dengan air, kemudian tambahkan enceng gondok atau bisa diganti dengan tumbuhan air lainnya. Tubuhan air dapat berfungsi untuk penyejuk air sekaligus tempat anak ikan berlindung nantinya.
3. Masukkan bibit ikan yang telah disiapkan.
4. Berikan pakan yang bagus. Pakan yang bagus dapat membantu perkembangan ikan. Pakan yang bagus tentunya adalah pakan alami. Seperti: cacing kremi, kutu air dll.
5. Tunggu 2-3 minggu. Biasanya sudah dapat dilihat hasilnya jika bibit ikan bagus.
6. Jika sudah menghasilkan akan terlihat anak ikan kecil-kecil didalam wadah. Kemudian pindahkan anak ikan ke wadah lain yang telah disiapkan. Gunakan saringan kecil untuk memindahkannya. Segera pindahkan secepat mungkin, karena menghindari anak ikan dimakan oleh indukan.
7. Terakhir, berilah anak ikan pakannkutu air. Karena kutu air lebih mudah di makan oleh anakan. Jika tidak ada bisa di ganti kuning telur. Beri kuning telur sedikit saja. Karena kuning telur rentang mengakibatkan penyakit jamur pada ikan.
Itulah tips yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat ya..😀😊😊


Comments